Iran Klaim Serang 7 Tanker di Hormuz
TEHERAN – Iran mengklaim tujuh kapal tanker minyak terbakar atau rusak di Selat Hormuz pada Rabu (21/10/2026) malam hingga Kamis. Kapal-kapal tersebut disebut m

TEHERAN – Iran mengklaim tujuh kapal tanker minyak terbakar atau rusak di Selat Hormuz pada Rabu (21/10/2026) malam hingga Kamis. Kapal-kapal tersebut disebut menjadi sasaran serangan Iran atau mengalami kerusakan akibat ranjau laut. Namun, laporan itu belum dapat diverifikasi secara independen oleh Associated Press (AP).
Mengutip Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), televisi pemerintah Iran juga memperingatkan akan menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di kawasan jika Washington terus membantu kapal-kapal dagang melintasi Selat Hormuz.
Tidak ada laporan mengenai korban dalam pemberitaan tersebut. Teheran tetap mengklaim menguasai jalur pelayaran strategis itu, yang menjadi salah satu alat tawar Iran dalam perundingan dengan AS.
Ketegangan meningkat di tengah kekhawatiran akan berlanjutnya perang Iran dengan AS dan Israel. Pemilu Israel pada 27 Oktober mendatang berpotensi memengaruhi posisi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, sementara AS akan menggelar pemilu paruh waktu bulan depan di tengah tekanan akibat kenaikan harga yang dipicu perang.
Danny Citrinowicz, peneliti Institute for National Security Studies Israel yang pernah menangani isu Iran di lingkungan militer dan intelijen, menilai Netanyahu berpotensi kembali menyerang Iran jika meraih kemenangan meyakinkan dalam pemilu.
Menurut Citrinowicz, Israel berisiko memasuki babak baru konflik tanpa strategi yang diperbarui. Ia memperkirakan kawasan tersebut bergerak menuju eskalasi bersenjata berikutnya.
Sementara itu, United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO), lembaga pemantau keamanan pelayaran militer Inggris, mencatat laporan serangan terhadap kapal dagang sepanjang Oktober mencapai tingkat tertinggi sejak Maret, ketika perang masih berada pada pekan-pekan awal.
UKMTO belum menerima laporan terkait serangan terbaru yang diklaim Iran. Namun, lembaga tersebut mencatat sejumlah perusahaan pelayaran belakangan semakin enggan melaporkan insiden yang mereka alami.
Di tengah ancaman terhadap jalur pelayaran, negara-negara produsen minyak disebut masih berupaya menjaga pasokan minyak mentah tetap mengalir. Upaya itu harus dibayar dengan biaya operasional yang terus meningkat.
Sumber: tangselpos.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.