Arab Saudi Cari Akses ke Storage Minyak Luar Negeri untuk Aramco
Arab Saudi tengah melakukan pembicaraan dengan pemerintah negara lain agar Aramco dapat mengakses fasilitas penyimpanan minyak strategis.

Bloomberg, Arab Saudi tengah melakukan pembicaraan dengan pemerintah negara lain agar perusahaan milik negara, Aramco, dapat mengakses fasilitas penyimpanan minyak strategis milik negara-negara tersebut.
Langkah ini diambil sebagai upaya untuk meningkatkan ketahanan pasokan bagi para pelanggan di tengah potensi gangguan, ungkap Chief Executive Officer (CEO) Aramco Amin Nasser.
Langkah ini menyusul serangkaian serangan oleh kelompok Houthi dari Yaman terhadap infrastruktur vital Arab Saudi, termasuk serangan pesawat nirawak (drone) yang sempat melumpuhkan jalur pipa minyak terpenting negara itu selama beberapa hari pada bulan September.
Menurut otoritas Arab Saudi, serangan yang terjadi pada Rabu (21/10/2026) terhadap ladang minyak Shaybah milik Aramco dan bandara Dammam telah menewaskan dua orang di masing-masing lokasi.
Sumber: Bloomberg Technoz. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
500 Ribu Orang Diperkirakan Ikuti Demonstrasi Nasional di Prancis Hari Ini
Sebanyak 500.000 orang diperkirakan mengikuti demonstrasi besar-besaran di berbagai wilayah Prancis hari ini, Sabtu (31/10/2026), untuk memprotes kenaikan biaya hidup. Pemerintah Prancis menyiapkan sekitar...
TechConnect Gelar Liga Matematika Nasional Berhadiah Rp 1 Miliar
TechConnect menggelar The Genius Math League 2026 untuk menjaring talenta matematika dari SD hingga mahasiswa dengan total hadiah Rp 1 miliar.
Harga minyak dunia naik ke level tertinggi dalam enam bulan di tengah kekhawatiran atas situasi AS-Iran.
Menjelang akhir pekan, harga minyak berbalik arah dan melonjak ke level tertinggi sejak akhir April 2026, karena kekhawatiran bahwa konflik dengan Iran dapat meningkat...