Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Nasional

SIJF 2026 Surabaya Gairahkan Lagi Ekspor Perhiasan Nasional – harian.disway.id

Di tengah penurunan ekspor, pameran Surabaya International Jewellery Fair 2026 menjadi upaya untuk mendorong pertumbuhan industri perhiasan dan inovasi desain.

Sumber foto: HARIAN DISWAY

SURABAYA, HARIAN DISWAY – Surabaya International Jewellery Fair (SIJF) 2026 ke-29 berlangsung di Ballroom Hotel Shangri-La pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Ribuan pengunjung memadati pameran yang digelar hingga Minggu, 18 Oktober 2026, tersebut. Mereka antusias melihat desain-desain terbaru perhiasan koleksi berbagai toko perhiasan.

Total, 82 peserta meramaikan pameran. Mereka berasal dari berbagai ekosistem perhiasan. Seperti pabrik perhiasan, distributor, toko perhiasan, mekanika permesinan dan kemasan perhiasan, hingga desainer.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kementerian Perindustrian RI Reni Yanita mengapresiasi SIJF 2026 ini. Menurutnya, acara tersebut bisa menjadi ajang untuk menarik minat pasar. Baik dari dalam maupun luar negeri.

Reni mengakui, industri perusahaan saat ini sedang dihadapkan pada banyak tantangan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Januari-Juli 2026 menunjukkan adanya penurunan nilai ekspor perhiasan sebesar 30 persen secara year on year (yoy).

Pada periode yang sama tahun lalu, nilai ekspor perhiasan Indonesia mencapai USD5 miliar. Sementara untuk semester I ini, nilai ekspor mencapai USD3,35 miliar. "Ini tentu akan menjadi catatan kami, Kementerian Perindustrian," kata Reni saat pembukaan SIJF 2026.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia Jeffrey Thumewa menargetkan pameran tahun ini menyedot hingga 10 ribu pengunjung. Meski ekonomi tengah menghadapi tantangan, ia berharap kunjungan kali ini bisa melampaui tahun lalu yang tercatat 12 ribu orang.

"Pameran ini menjadi wadah industri perhiasan nasional untuk menampakkan produk serta desain terbarunya. Semoga ini turut mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia," terang Jeffrey.

Di sisi lain, Ketua Penyelenggara SIJF 2026 Iskandar Husin menjelaskan bahwa pameran menghadirkan ragam pilihan yang lebih banyak. Selain produsen perhiasan, pameran juga melibatkan penyedia mekanik perhiasan.

Ia menambahkan, persaingan industri perhiasan saat ini kian ketat. Itu artinya, inovasi desain menjadi kunci utama para pelaku usaha dalam menarik minat pembeli. (*)

Sumber: HARIAN DISWAY. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with