SIJF 2026 Surabaya Gairahkan Lagi Ekspor Perhiasan Nasional – harian.disway.id
Di tengah penurunan ekspor, pameran Surabaya International Jewellery Fair 2026 menjadi upaya untuk mendorong pertumbuhan industri perhiasan dan inovasi desain.

SURABAYA, HARIAN DISWAY – Surabaya International Jewellery Fair (SIJF) 2026 ke-29 berlangsung di Ballroom Hotel Shangri-La pada Kamis, 15 Oktober 2026.
Ribuan pengunjung memadati pameran yang digelar hingga Minggu, 18 Oktober 2026, tersebut. Mereka antusias melihat desain-desain terbaru perhiasan koleksi berbagai toko perhiasan.
Total, 82 peserta meramaikan pameran. Mereka berasal dari berbagai ekosistem perhiasan. Seperti pabrik perhiasan, distributor, toko perhiasan, mekanika permesinan dan kemasan perhiasan, hingga desainer.
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kementerian Perindustrian RI Reni Yanita mengapresiasi SIJF 2026 ini. Menurutnya, acara tersebut bisa menjadi ajang untuk menarik minat pasar. Baik dari dalam maupun luar negeri.
Reni mengakui, industri perusahaan saat ini sedang dihadapkan pada banyak tantangan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Januari-Juli 2026 menunjukkan adanya penurunan nilai ekspor perhiasan sebesar 30 persen secara year on year (yoy).
Pada periode yang sama tahun lalu, nilai ekspor perhiasan Indonesia mencapai USD5 miliar. Sementara untuk semester I ini, nilai ekspor mencapai USD3,35 miliar. "Ini tentu akan menjadi catatan kami, Kementerian Perindustrian," kata Reni saat pembukaan SIJF 2026.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia Jeffrey Thumewa menargetkan pameran tahun ini menyedot hingga 10 ribu pengunjung. Meski ekonomi tengah menghadapi tantangan, ia berharap kunjungan kali ini bisa melampaui tahun lalu yang tercatat 12 ribu orang.
"Pameran ini menjadi wadah industri perhiasan nasional untuk menampakkan produk serta desain terbarunya. Semoga ini turut mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia," terang Jeffrey.
Di sisi lain, Ketua Penyelenggara SIJF 2026 Iskandar Husin menjelaskan bahwa pameran menghadirkan ragam pilihan yang lebih banyak. Selain produsen perhiasan, pameran juga melibatkan penyedia mekanik perhiasan.
Ia menambahkan, persaingan industri perhiasan saat ini kian ketat. Itu artinya, inovasi desain menjadi kunci utama para pelaku usaha dalam menarik minat pembeli. (*)
Sumber: HARIAN DISWAY. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.