Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Nasional

Menjelajahi Taman Nasional? Coba Aktivitas Ini!

Dengan pemandangan yang spektakuler dan beragam kesempatan untuk berekreasi, taman-taman nasional di Amerika menarik pengunjung dari seluruh penjuru dunia.

Setiap tahun, jutaan orang mengunjungi taman nasional di Amerika Serikat untuk menikmati keindahan alam dari dekat. Untuk memperingati 110 tahun berdirinya National Park Service Amerika Serikat pada 25 Agustus, ShareAmerica mengulas sejumlah pemandangan dan pengalaman unik yang dapat dinikmati pengunjung di 63 taman nasional Amerika Serikat.

Meski banyak taman ini sudah dikenal luas, kami menemukan sejumlah kegiatan petualangan yang belum banyak diketahui dan dapat menggugah indra. Pengunjung dapat mendengar lolongan serigala, merasakan getaran tanah saat kawanan bison berlari melintasi padang rumput, berenang di antara bangkai kapal dan ikan tropis, atau menyaksikan dinding ngarai dan dataran tinggi dari udara.

Didirikan pada 1 Maret 1872, Taman Nasional Yellowstone merupakan taman nasional tertua di Amerika Serikat sekaligus yang pertama di dunia. Wilayahnya mencakup sebagian dari tiga negara bagian AS, yaitu Wyoming, Idaho, dan Montana, dengan luas melebihi gabungan wilayah Delaware dan Rhode Island.

Lembah Lamar di Yellowstone kerap dijuluki “Serengeti Amerika Utara”. Terletak di Wyoming bagian utara, lembah ini menjadi habitat kawanan rusa elk dan bison. Bison merupakan mamalia nasional Amerika Serikat. Pengunjung juga berpeluang melihat koyote, serigala, puma, dan beruang grizzly. Satwa-satwa ini paling aktif saat fajar dan senja. National Park Service menyediakan panduan keselamatan untuk mengamati satwa liar di Yellowstone.

Setiap malam, dari April hingga Oktober, sekitar 500.000 kelelawar keluar dari sebuah gua di Taman Nasional Carlsbad Caverns, New Mexico, untuk berburu serangga. Amfiteater yang dibangun di luar pintu masuk alami gua menawarkan pemandangan spektakuler bagi pengunjung. Tempat duduk tersedia sesuai urutan kedatangan.

Setiap malam, petugas taman memberikan penjelasan tentang biologi kelelawar ekor bebas Brasil.

Karena siang hari di Alaska berlangsung sangat lama pada musim panas, sebagian pengunjung Taman Nasional dan Cagar Alam Denali mengatur perjalanan agar berkesempatan menyaksikan aurora borealis, atau cahaya utara. Pita-pita cahaya berwarna yang tampak menari di langit ini sering terlihat dari pertengahan Agustus hingga pertengahan April, saat langit paling gelap.

Selain untuk melihat aurora, taman ini paling ramai dikunjungi pada musim panas, saat es mulai mencair dan bus membawa pengunjung menyusuri jalan pegunungan serta melewati lembah sungai yang ideal untuk mengamati satwa liar.

Maritime Heritage Trail di Taman Nasional Biscayne, Florida, mengajak pencinta petualangan bawah laut melihat dari dekat bangkai-bangkai kapal yang merekam sejarah maritim selama satu abad. Bangkai kapal di Biscayne mencakup kapal kayu dan kapal uap berbadan baja. Lokasi ini hanya dapat dijangkau dengan perahu.

Pencinta snorkeling dan selam scuba dapat menikmati perpaduan terumbu karang dangkal dan bangkai kapal di taman ini.

Taman Nasional dan Cagar Alam Great Sand Dunes di Colorado memiliki bukit pasir tertinggi di Amerika Utara. Terletak di lembah sungai, kawasan ini juga mencakup padang rumput, hutan, dan puncak-puncak pegunungan alpin.

Pengunjung dapat menyewa papan khusus dan kereta luncur untuk menjajal olahraga yang biasanya identik dengan musim dingin, meskipun dilakukan di lingkungan gurun yang panas. Mereka dapat meluncur menuruni bukit pasir raksasa menggunakan kereta luncur atau papan seluncur pasir (sandboard).

Di Taman Nasional Zion, Utah, pengunjung dapat menjelajahi ngarai dengan berjalan menyusuri sungai dangkal, di antara tebing-tebing menjulang setinggi 1.000 kaki (sekitar 300 meter). Jalur ini, yang dikenal sebagai The Narrows, paling ramai dikunjungi dari Juni hingga September, ketika air sungai hangat dan permukaannya relatif rendah.

Untuk mencapai The Narrows, pengunjung dapat naik bus antar-jemput taman menuju Temple of Sinawava, sebuah amfiteater alami (foto kanan), lalu berjalan menyusuri Riverside Walk hingga tiba di jalur pendakian.

Taman Nasional Bryce Canyon di Utah menyandang sertifikasi internasional sebagai Dark Sky Park (taman langit gelap), sehingga menjadi lokasi ideal untuk mengamati bintang. Terletak di kawasan ngarai dengan formasi batuan menjulang, taman ini menawarkan pemandangan Galaksi Bima Sakti yang menakjubkan. Pada malam cerah tanpa cahaya bulan, pengunjung dapat menggunakan teleskop untuk mengamati meteor, planet, dan ribuan bintang.

Bagi sebagian pengunjung, naik helikopter merupakan cara mendebarkan untuk menikmati kemegahan Taman Nasional Grand Canyon di Arizona. National Park Service menyediakan informasi tentang operator tur udara dan berbagai kesempatan untuk menjelajahi ngarai dari dekat—dengan mendaki, menyusuri sungai menggunakan rakit, atau berkuda. Beberapa tur memerlukan reservasi.

Sumber: ShareAmerica (.gov). Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with