Rumah Sakit Gaza Terancam Gelap, Pasokan Oli Generator Habis
Rumah sakit Gaza terancam mengalami pemadaman listrik setelah pasokan oli generator habis. Kementerian Kesehatan mendesak pengiriman oli dan suku cadang untuk menjaga layanan medis.

Gaza, MINA – Rumah sakit di Jalur Gaza menghadapi ancaman pemadaman listrik setelah pasokan oli untuk mengoperasikan generator mulai habis. Kementerian Kesehatan Gaza memperingatkan pada Rabu (21/10) bahwa kerusakan generator dapat mengganggu layanan medis penting yang menopang kehidupan pasien.
Dalam pernyataannya, Kementerian Kesehatan mengatakan generator yang masih beroperasi berada dalam kondisi teknis yang sulit dan menghadapi risiko kerusakan mekanis serta penurunan kinerja secara langsung.
Kementerian memperingatkan bahwa berhentinya generator dapat memutus pasokan listrik ke berbagai departemen dan unit vital yang menyediakan layanan medis penyelamat nyawa.
Untuk mempertahankan operasional generator, rumah sakit di Gaza membutuhkan lebih dari 2.500 liter oli setiap bulan. Namun, keterbatasan pasokan membuat keberlangsungan layanan kesehatan semakin terancam.
Kementerian menegaskan bahwa bantuan darurat berupa oli dalam jumlah terbatas tidak cukup untuk menjamin generator tetap beroperasi dalam jangka panjang. Kondisi tersebut semakin sulit karena generator harus bekerja selama berjam-jam setiap hari dan membutuhkan pemeliharaan mendesak.
Karena itu, Kementerian Kesehatan menyerukan semua pihak terkait agar segera mengambil tindakan untuk memastikan pasokan oli dan suku cadang yang diperlukan dapat masuk ke Jalur Gaza.
“Memenuhi tanggung jawab kemanusiaan mereka dan segera campur tangan untuk memastikan masuknya oli dan suku cadang yang dibutuhkan agar generator tetap beroperasi,” demikian seruan kementerian.
Krisis pasokan tersebut menambah tekanan terhadap sistem kesehatan Gaza yang masih berjuang memulihkan layanan di tengah kerusakan luas infrastruktur dan berlanjutnya pelanggaran gencatan senjata oleh Israel. Menurut laporan yang dikutip Anadolu, pelanggaran tersebut telah menewaskan lebih dari 1.500 orang selama setahun terakhir.
Sejak Oktober 2023, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 74.000 warga Palestina dan melukai sekitar 175.000 lainnya. Sekitar 90 persen infrastruktur di Jalur Gaza juga dilaporkan hancur atau mengalami kerusakan.
Terancamnya operasional generator menjadi persoalan serius bagi rumah sakit, karena pasokan listrik dibutuhkan untuk menjalankan berbagai peralatan medis dan mempertahankan layanan bagi pasien. Jika pasokan oli dan suku cadang tidak segera tersedia, layanan kesehatan yang bergantung pada generator berisiko mengalami gangguan lebih lanjut.[]
Sumber: Minanews.net. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.