Netanyahu Bisa Lengser, tetapi Perang Israel Melawan Iran Belum Tentu Berakhir
Pemilu Israel pekan depan berpotensi menghadirkan pemimpin baru, tetapi kebijakan perang Israel melawan Iran tetap sama.

Kemenangan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bersama koalisi sayap kanannya dinilai dapat meningkatkan eskalasi perang melawan Iran sekaligus memperkuat kendali Israel atas Tepi Barat.
"Jika Netanyahu terpilih, ia akan melakukan apa pun yang ia inginkan," kata Aviv Bushinsky, mantan penasihat Netanyahu.
"Perluasan permukiman akan terus berlanjut. Perang melawan Iran, Hamas, dan Hizbullah juga akan terus berlangsung," lanjutnya.
Bushinsky memperkirakan kebijakan Israel setelah pemilu bahkan bisa menjadi lebih agresif.
Pada Minggu (18/10/2026), Netanyahu menegaskan bahwa Israel harus mengutamakan pencegahan dan serangan dibandingkan pembendungan dan pertahanan.
Strategi tersebut mencakup serangan pendahuluan terhadap ancaman, penguatan posisi Israel sebagai kekuatan regional, serta peningkatan kemandirian persenjataan.
Pemilu Israel mempertemukan Partai Likud pimpinan Netanyahu beserta sekutu ultranasionalisnya dengan oposisi yang dipimpin Partai Yashar, yang memiliki tokoh utama mantan kepala militer Gadi Eisenkot.
Analis Palestina, Ghassan al-Khatib, menilai kedua kubu memiliki pandangan serupa terkait Palestina.
"Inti kebijakannya tetap sama: menolak negara Palestina dan terus memperluas permukiman. Dalam hal ini, mereka semua sepakat," ujarnya.
Menurut al-Khatib, pemerintahan oposisi mungkin berupaya memperbaiki citra internasional Israel dengan membatasi kekerasan pemukim atau melanjutkan perluasan permukiman secara lebih tersembunyi.
Sumber: Kompas.com. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.