Kementerian PU percepat pembangunan check dam di Sumbar
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menginstruksikan percepatan pembangunan bendungan penahan (check dam), guna mengurangi risiko banjir bandang susulan yang membawa batu, ANTARA News sumbar 21 ...

Padang (ANTARA) – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menginstruksikan percepatan pembangunan bendungan penahan (check dam), guna mengurangi risiko banjir bandang susulan yang membawa batu, kayu dan material lainnya ke kawasan permukiman warga.
“Ini sangat penting untuk disegerakan, agar jika kembali terjadi bencana susulan dampaknya bisa diminimalkan,” kata Menteri PU Dody Hanggodo, di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Senin, saat meninjau kawasan Perumahan Lumin Park Cluster, Lubuk Minturun, Kota Padang pada tanggal 10 Oktober 2026 kembali diterjang banjir bandang.
Ia menjelaskan dari hasil peninjauan awal tim teknik di wilayah terdampak seperti Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan, ancaman terbesar banjir bandang berasal dari material kayu dan batu yang terbawa dari hulu.
Sehingga pembangunan bendungan penahan dirancang agar material padat tersaring di bagian atas, sehingga air yang mengalir ke hilir tidak lagi membawa potensi bahaya banjir bah.
Saat ini proses pengerjaan bendungan penahan tersebut telah berjalan dengan melibatkan tim teknis yang berpengalaman.
Selain menginstruksikan percepatan pembangunan bendungan penahan, ia juga menginstruksikan balai terkait untuk melakukan pemeriksaan rutin dan berkala pada hulu-hulu sungai di Sumbar.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi ancaman bencana alam susulan, terutama saat hujan intensitas lebat kembali terjadi di Ranah Minang.
“Teman-teman Balai Sungai sudah saya instruksikan untuk cek dahulu kondisi hulu. Jangan sampai di atas banyak tanggul-tanggul alam terbentuk akibat tumpukan kayu,” katanya lagi.
Langkah percepatan ini berpedoman pada arahan Presiden Prabowo Subianto agar penanganan pasca bencana tidak hanya bersifat sementara, melainkan membangun infrastruktur yang lebih tangguh dan memberikan rasa aman jangka panjang bagi masyarakat.
Sementara untuk di kawasan hilir pengerjaan normalisasi sungai terus digenjot dengan mengeruk puluhan ribu meter kubik sedimen pasir dan lumpur.
Langkah penanganan darurat lainnya mencakup pembersihan lumpur di pemukiman warga, tempat ibadah, serta pemulihan jaringan air bersih PDAM yang sempat terganggu akibat bencana juga terus dikebut oleh tim terkait.
Sumber: ANTARA News Sumbar. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.