Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Nasional

Jatim Ukir Sejarah, Raih Juara Umum FIKSI Nasional 2026 Pertama Kalinya – harian.disway.id

Kontingen Jawa Timur ukir sejarah raih Juara Umum FIKSI 2026 Kemendikdasmen dengan total 18 medali. Gubernur Khofifah beri apresiasi penuh.

Sumber foto: HARIAN DISWAY

SURABAYA, HARIAN DISWAY-Kontingen Jawa Timur berhasil mengukir sejarah baru dengan keluar sebagai Juara Umum Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) tingkat nasional 2026.

Capaian itu menjadi momen bersejarah. Karena merupakan kali pertama Jatim memboyong gelar juara umum dalam ajang bergengsi besutan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikdasmen tersebut.

Dalam kompetisi itu, kontingen Jatim mendominasi dengan mengoleksi total 18 medali, terdiri dari 6 emas, 7 perak, dan 5 perunggu. Raihan tersebut menempatkan Jatim di puncak klasemen akhir, mengungguli DKI Jakarta di posisi kedua dengan 5 emas dan 2 perunggu, serta DI Yogyakarta di peringkat ketiga dengan 3 emas, 4 perak, dan 4 perunggu.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi tinggi kerja keras para pelajar. Menurutnya, capaian tersebut membuktikan tingginya kreativitas dan kesiapan siswa Jatim untuk menjadi wirausahawan masa depan.

"Alhamdulillah, murid-murid kita berhasil mencatatkan prestasi membanggakan lewat ajang FIKSI. Ini artinya mereka memiliki tekad kuat dan kesiapan tinggi untuk berkompetisi," ujar Khofifah di Surabaya

Khofifah menegaskan bahwa prestasi ini merupakan buah manis dari komitmen berkelanjutan Pemprov Jatim dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan di sekolah, termasuk optimalisasi program Double Track dan pengembangan SMK berbasis industri.

Ia berharap dorongan terhadap kewirausahaan pelajar tidak hanya berorientasi pada profit ekonomi, tetapi juga menghadirkan solusi atas persoalan sosial dan lingkungan melalui pendekatan sociopreneurship.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menjelaskan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari persiapan matang. Dindik Jatim membentuk tim pembinaan intensif dan menggelar tiga tahap coaching clinic dengan melibatkan pakar, pihak sekolah, hingga dukungan orang tua.

Pendampingan tersebut mencakup penguatan gagasan, penyempurnaan laporan, hingga pemusatan latihan (training center) untuk memantapkan kesiapan mental dan teknik presentasi siswa di hadapan juri.

Aries menambahkan, FIKSI 2026 menekankan integrasi tiga bidang utama, yakni ekonomi hijau, ekonomi kreatif, dan ekonomi digital. Fokus ini selaras dengan upaya mencetak Pelajar Pancasila yang berjiwa sociopreneur tangguh dan berwawasan global.

"Kami bersyukur ikhtiar pembinaan intensif ini membawa hasil positif. Dindik Jatim siap terus mendampingi dan memfasilitasi potensi inovasi anak-anak hingga mampu menembus pasar industri lokal maupun internasional," pungkas Aries. (*)

Sumber: HARIAN DISWAY. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with