Penampakan MOAB yang Mungkin Dipakai AS buat Hancurkan Iran
Amerika Serikat dilaporkan sedang mempertimbangkan menyerang Iran menggunakan bom non-nuklir terkuat yang dimiliki Washington.

Amerika Serikat dilaporkan sedang mempertimbangkan menyerang Iran menggunakan bom non-nuklir terkuat yang dimiliki Washington.
Sejumlah pejabat AS yang mengetahui rencana tersebut mengatakan kepada CNN bahwa militer membuka opsi untuk menyerang Iran menggunakan bom GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast Bomb (MOAB) atau yang dikenal sebagai 'Mother of All Bombs'.
Bom ini disebut-sebut bakal dipakai untuk menargetkan infrastruktur energi dan situs nuklir Iran. Militer kini menunggu lampu hijau dari Presiden Donald Trump.
Penggunaan bom ini akan menandai eskalasi signifikan dalam perang AS vs Iran karena akan ada kehancuran luas di wilayah yang terimbas.
Radius ledakan bom yang sangat besar hampir pasti menimbulkan kekhawatiran tentang kemungkinan korban sipil. Apalagi, jika digunakan di wilayah yang dekat dengan area penduduk atau lokasi non-militer.
Meski begitu, seorang sumber menggarisbawahi bahwa Trump dapat memilih untuk menggunakan bom ini sebagai senjata psikologis.
Sumber: CNN Indonesia. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.