Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Perang

Menlu Iran Menuduh Netanyahu Mendorong AS Menuju Perang Lain Demi Menghindari Penjara

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menuduh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berupaya menyeret Amerika Serikat ke dalam perang lain dengan Iran demi menghindari hukuman penjara.

Sumber foto: Akurat.co

"Terakhir kali Anda ingin 'menyelesaikan tugas itu', Iran justru muncul dengan lebih kuat. Ingin mencoba keberuntungan lagi? Silakan saja. Namun, berhati-hatilah; kami pun memiliki tugas yang belum selesai," tambahnya.

Pernyataan ini muncul setelah Trump memberikan dukungan kepada Netanyahu pada hari Minggu, menjelang pemilihan umum Israel tanggal 27 Oktober. Trump memuji kemitraan mereka dalam menghadapi Iran dan memperingatkan bahwa Washington mungkin harus turun tangan sendiri jika rakyat Israel memilih pemimpin lain.

"Jika Israel memiliki pemimpin yang salah—siapa pun selain Bibi—maka Amerika harus melakukan pekerjaan ini sendiri, dan saya tidak ingin melakukannya," tulis Trump di platform Truth Social miliknya, menggunakan nama panggilan Netanyahu.

Netanyahu telah memimpin pemerintahan saat ini sejak akhir 2022, yang disebut-sebut sebagai pemerintahan paling sayap kanan dalam sejarah Israel. Ia juga tengah menghadapi persidangan di dalam negeri atas tuduhan korupsi yang dapat berujung pada hukuman penjara jika terbukti bersalah. Selain itu, sejak 2024, ia menjadi buronan Mahkamah Internasional (ICJ) atas tuduhan kejahatan perang di Gaza.

Partai-partai oposisi telah meningkatkan koordinasi dalam upaya menggulingkan pemerintahan Netanyahu melalui pemilu.

AS dan Israel melancarkan serangan militer terhadap Iran pada 28 Februari, yang kemudian memicu serangan balasan dari Teheran.

Meskipun sempat tercapai gencatan senjata pada bulan April dan kesepakatan kerangka kerja pada bulan Juni, pertempuran kembali pecah seiring dengan macetnya negosiasi antara Washington dan Teheran.

Sumber: Akurat.co. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with