Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Palestina

MSCI Usul Pasar Saham Indonesia Jadi Standalone Market, Bisa Satu Kategori dengan Zimbabwe dan Palestina – Arah Publik

Intip dampak pasar saham Indonesia jika masuk klasifikasi MSCI. Bisa sama dengan Argentina, Nigeria, hingga Zimbabwe. Ini ulasannya.

Sumber foto: ArahPublik

Pasar saham Indonesia berpotensi masuk kategori yang sama dengan Argentina, Nigeria, hingga Zimbabwe dalam klasifikasi MSCI apabila usulan perubahan status dari emerging market menjadi standalone market diterapkan.

Usulan tersebut tercantum dalam rilis MSCI bertanggal Kamis, 15 Oktober 2026.

Penyedia indeks dan analisis investasi global itu membuka konsultasi sebelum mengumumkan keputusan paling lambat 30 Juni 2027. Artinya, Indonesia belum resmi berpindah kategori.

Berdasarkan dokumen MSCI Global Investable Market Indexes Methodology edisi Mei 2026, terdapat 13 negara atau pasar dalam tabel Eligible Markets (Standalone Markets).

Daftar tersebut mencakup Argentina, Bosnia dan Herzegovina, Botswana, Bulgaria, Jamaika, Lebanon, Malta, Nigeria, Palestina, Panama, Trinidad dan Tobago, Ukraina, serta Zimbabwe.

Daftar ini merujuk pada edisi Mei 2026, sehingga tidak otomatis mencerminkan perubahan setelah penerbitannya.

Argentina Pernah Berstatus Emerging Market

Dokumen tersebut mencatat Argentina direklasifikasi dari emerging market menjadi standalone market pada November 2021.

Sementara itu, Nigeria berpindah dari frontier market ke standalone market pada Februari 2024.

MSCI menjelaskan kategori standalone dapat mencakup pasar yang baru memenuhi kelayakan untuk dicakup indeks maupun pasar yang sebelumnya berada dalam kategori lain.

Oleh karena itu, berada dalam kelompok yang sama tidak berarti seluruh negara tersebut memiliki kondisi ekonomi atau persoalan yang identik.

Sumber: ArahPublik. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with