PBNU Kecam Serangan Houthi, Gus Kikin: Lindungi Warga Sipil dan Jemaah Umrah
Ketum PBNU Gus Kikin mendesak seluruh pihak menghentikan kekerasan serta menjamin keselamatan masyarakat, termasuk jemaah haji dan umrah.

JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengecam serangan terhadap warga sipil dan fasilitas publik di tengah meningkatnya konflik antara kelompok Houthi di Yaman dan Arab Saudi. PBNU mendesak seluruh pihak menghentikan kekerasan serta menjamin keselamatan masyarakat, termasuk jemaah haji dan umrah.
Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin menegaskan, kepentingan politik maupun operasi militer tidak dapat membenarkan tindakan yang membahayakan masyarakat sipil. Perlindungan terhadap kehidupan manusia harus menjadi prioritas dalam setiap konflik bersenjata.
Pernyataan itu disampaikan Gus Kikin pada Minggu (18/10/2026), menyusul meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah yang turut mengancam fasilitas sipil, termasuk bandara.
Menurutnya, ajaran Islam memberikan kedudukan tinggi terhadap keselamatan manusia. Prinsip hifzh an-nafs atau perlindungan jiwa menjadi landasan moral yang wajib dihormati, termasuk oleh pihak-pihak yang sedang berkonflik.
Gus Kikin memberikan perhatian khusus terhadap keamanan dua kota suci umat Islam, Makkah dan Madinah. Situasi keamanan di kawasan tersebut dinilai memiliki dampak luas karena berkaitan dengan keselamatan jutaan umat Islam yang menjalankan ibadah.
PBNU meminta semua pihak memastikan aktivitas ibadah tetap berlangsung aman. Perlindungan terhadap jemaah Indonesia juga harus menjadi bagian penting dari upaya pencegahan meluasnya konflik.
"Tanah Suci harus dijauhkan dari segala bentuk ancaman kekerasan. Keselamatan para jemaah harus menjadi perhatian bersama," tegasnya.
PBNU turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, masyarakat Arab Saudi, serta warga negara lain yang terdampak serangan terhadap fasilitas sipil.
Di tengah kecaman tersebut, Gus Kikin juga menyoroti penderitaan masyarakat Yaman. Konflik berkepanjangan telah memperburuk kondisi kemanusiaan dan membuat warga sipil menghadapi berbagai ancaman keselamatan.
Karena itu, PBNU meminta akses bantuan kemanusiaan dibuka tanpa hambatan. Kebutuhan pengungsi dan masyarakat terdampak harus memperoleh perhatian dunia internasional.
PBNU mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), serta negara-negara Timur Tengah memperkuat diplomasi untuk menghentikan eskalasi kekerasan.
Seluruh pihak yang terlibat konflik juga diminta menghormati hukum humaniter internasional dan mengutamakan penyelesaian melalui perundingan.
Gus Kikin berharap Pemerintah Indonesia mengambil peran aktif dalam mendorong perdamaian. Diplomasi Indonesia dinilai penting untuk mendukung perlindungan kemanusiaan sekaligus menjaga kepentingan warga negara di kawasan konflik.
Selain persoalan keamanan, PBNU mengingatkan bahaya berkembangnya sentimen sektarian akibat konflik Timur Tengah. Gus Kikin meminta masyarakat tidak mengaitkan pertikaian geopolitik dengan permusuhan antarmazhab dalam Islam.
Menurutnya, persaingan kekuasaan dan kepentingan politik tidak semestinya berkembang menjadi perpecahan keagamaan, termasuk di Indonesia.
Warga Nahdlatul Ulama diminta menjaga persaudaraan, menyaring informasi secara kritis, dan tidak terprovokasi narasi yang mempertajam perbedaan mazhab.
Gus Kikin juga mengajak warga NU mendoakan keselamatan masyarakat Timur Tengah, terutama korban konflik dan para jemaah yang sedang menjalankan ibadah di Tanah Suci.
PBNU menegaskan bahwa penyelesaian konflik harus berpijak pada kemanusiaan, penghormatan terhadap kehidupan, dan komitmen bersama membangun perdamaian yang berkelanjutan. (*)
Sumber: TIMES Network AI. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.