Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Arab Saudi

Update Maskapai Batalkan Penerbangan ke Arab Saudi Per 18 Oktober

Bandara Internasional King Khalid di Riyadh belum beroperasi normal pasca penutupan akibat serangan Houthi. Banyak maskapai masih menangguhkan penerbangan.

Sumber foto: CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia – Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi belum beroperasi normal meski sudah dibuka kembali. Sebelumnya bandara Arab Saudi itu tersebut ditutup karena serangan pemberontak Houthi di Yaman.

Banyak maskapai belum mencabut penangguhan penerbangan ke Riyadh dan destinasi lain di Saudi. Ini termasuk penerbangan di wilayah Timur Tengah hingga yaang berasal dari Asia Tenggara serta Inggris.

Beberapa maskapai masih membatalkan semua penerbangan dalam batas waktu yang berbeda. Bahkan sejumlah perusahaan belum mengumumkan kembali kapan penerbangan dibuka.

The National News mencatat gangguan penerbangan terjadi saat ketidakpastian regionala lebih luas masih terjadi, dan berdampak pada operasional penerbangan di wilayah Timur Tengah.

Berikut daftar penerbangan besar yang diperkirakan dilanjutkan ataupun belum, dirangkum dari The National News, Minggu (18/10/2026):

Etihad membatalkan semua penerbangan antara Abu Dhabi dan Riyadh hingga Senin besok (19/10/2026). Sementara itu layanan penerbangan ke Dammam dan Jeddah dijadwalkan dibuka lebih awal mulai hari ini.

Penerbangan ke dua wilayah adalah EY601, EY602, EY603, dan EY604.

Penerbangan Emirates dari Dubai menuju Riyadh, Jeddah, dan Dammam terdampak. Dari data Google menunjukkan enam layanan Dubai dan Riyadh dijadwalkan terbang Selasa (20/10/2026), yakni EK815, EK817, dan EK819, serta penerbangan pulang EK816, EK818, dan EK820.

Penerbangan ke Riyadh, Dammam dan Abha dibatalkan hingga Senin besok.

Maskapai ini juga membatalkan layanan antara Sharjah dan sejumlah kota termasuk Riyadh, Abha, Dammam dan Taif. Namun Air Arabia belum mengumumkan tanggal operasional penerbangan kembali.

Keputusan penangguhan penerbangan juga dilakukan Qatar ke dan dari Riyadh serta Dammam. Qatar belum memberikan informasi kapan penerbangan dimulai lagi.

Penerbangan pada hari ini milik Gulf Air telah kembali normal, setelah maskapai melakukan pembatalan ke Riyadh sebelumnya.

Seluruh penerbangan ke dan dari Riyadh milik Oman Air ditangguhkan hingga 22 Oktober 2026.

Maskapai asal Oman membatalkan penerbangan ke dan dari Riyadh dan Dammam hingga 31 Oktober. SalamAir beralasan keputusan ini karena perkembangan keamanan regional.

Penangguhan penerbangan Air France ke dan dari Riyadh bakal diperpanjang hingga 24 Oktober 2026.

Layanan terbatas ke Riyadh dari British Airways bakal dimulai lagi pada 3 November 2026. Hanya akan ada satu penerbangan setiap hari.

Sejak April lalu, British Airways telah menyetop semua penerbangan menuju Jeddah karena perubahan pada operasinya di Timur Tengah.

Air India dan Air India Express mengumumka menangguhkan penerbangan ke dan dari Riyadh, Jeddah, dan Dammam hingga 24 Oktober.

Maskapai bertarif murah asal India menangguhkan penerbangan ke dan dari Riyadh hingga 24 Oktober dan Jeddah hingga 21 Oktober.

Maskapai asal Hong Kong memperpanjang penangguhan penerbangan ke Riyadh hingga 31 Januari 2027.

Maskapai ini menangguhkan sementara penerbangan ke Riyadh sejak 9 Oktober. Namun belum ada informasi kapan layanan akan dilanjutkan.

Otoritas Bandara Pakistan mengatakan layanan penerbangan ke Arab Saudi lain tetap beroperasi seperti biasa.

Delta menunda peluncuran penerbangan Atlanta dan Riyadh hingga Maret 2027, dari sebelumnya yang direncankan dimulai 23 Oktober 2026.

Nila telah menbatalkan penerbangana ke dan dari Riyadh, Jeddah, Dammam, dan Madinah hingga 24 Oktober.

Maskapai asal Jerman tersebut menangguhkan penerbangan ke Riyadh hingga 18 November. Ini diperpanjang dari sebelumnya hingga 16 Oktober 2026.

Pengumuman dari maskapai juga menyebutkan penerbangan ke Dammam ditangguhkan hingga 30 November 2026. Tak hanya itu, Eurowings yang juga bagian dari grup ke Jeddah baru akan dilanjutkan pada 12 November 2026.

Penerbangan Malaysia Airlines ke dan dari Jeddah dan Madinah akan dilanjutkan pada 18 Oktober 2026 hari ini, setelah tinjauan keselamatan.

KLM juga mengumumkan telah memperpanjang pembatalan seluruh penerbangan ke Riyadh dan Dammam hinggaa 31 Oktober 2026.

Penerbangan Riyadh PR654 dan PR655 telah ditanngguhkan hingga 29 November oleh Philippine Airlines.

Scoot membatalkan penerbangan Singapura dan Jeddah hingga 2 Desember 2026 mendatang.

Sumber: CNBC Indonesia. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with