Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Houthi

Dua Pilot Saudi Tewas, Helikopter Jatuh Ditembak Houthi di Dekat Yaman

Dua Pilot Saudi Tewas, Helikopter Jatuh Ditembak Houthi di Dekat Yaman saat Serangan Houthi Memanas

Sumber foto: Wartakotalive.com

JAKARTA – Konflik Arab Saudi dan kelompok Houthi di Yaman kembali diwarnai insiden mematikan.

Dua perwira militer Arab Saudi tewas setelah helikopter pengintai AH-6i milik Kementerian Garda Nasional jatuh di wilayah Najran, dekat perbatasan Yaman, Minggu (18/10/2026).

Koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan helikopter tersebut jatuh akibat gangguan teknis.

Namun, kelompok Houthi mengklaim telah menembak jatuh helikopter milik Saudi di wilayah yang sama, sehingga muncul dua versi berbeda mengenai insiden tersebut.

Juru bicara koalisi Saudi, Turki Al-Malki, mengatakan helikopter yang mengalami kecelakaan merupakan AH-6i milik Kementerian Garda Nasional Arab Saudi.

“Helikopter pengintai AH-6i milik Kementerian Garda Nasional jatuh di wilayah Arab Saudi, di wilayah Najran, akibat gangguan teknis,” kata Al-Malki pada Minggu, sebagaimana dikutip AFP.

Ia memastikan kecelakaan tersebut menewaskan dua awak pesawat yang berpangkat perwira.

“Kecelakaan tersebut mengakibatkan gugurnya awak pesawat, yang terdiri dari dua perwira,” lanjutnya.

Houthi Klaim Tembak Jatuh Helikopter Saudi

Berbeda dengan keterangan koalisi Saudi, juru bicara Houthi, Yahya Saree, pada Sabtu (17/10/2026) malam mengklaim kelompoknya telah menembak jatuh helikopter Apache milik Arab Saudi di wilayah Najran.

Perbedaan keterangan tersebut membuat penyebab jatuhnya helikopter masih menjadi sorotan.

Koalisi Saudi menyebut gangguan teknis sebagai penyebab kecelakaan, sedangkan Houthi mengklaim insiden itu merupakan hasil serangan mereka.

Klaim Houthi tersebut juga menyebut jenis helikopter Apache, sementara pihak koalisi mengidentifikasi pesawat yang jatuh sebagai helikopter pengintai AH-6i.

Belum ada informasi dalam keterangan yang tersedia mengenai bukti tambahan yang dapat memastikan klaim Houthi ataupun menjelaskan lebih jauh penyebab jatuhnya helikopter.

Insiden ini menjadi kematian pertama personel militer koalisi sejak perang melawan Houthi kembali berkobar pada Juli 2026.

Sumber: Wartakotalive.com. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with