BBPJN menganggarkan Rp10,6 miliar untuk pemeliharaan Jalan Blora-Rembang
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-Yogyakarta mengalokasikan anggaran Rp10,6 miliar untuk preservasi atau pemeliharaan jalan nasional di wilayah Blora dan ANTARA News jateng peristiwa ...

Blora (ANTARA) – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-Yogyakarta mengalokasikan anggaran Rp10,6 miliar untuk preservasi atau pemeliharaan jalan nasional di wilayah Blora dan Rembang, Jawa Tengah, termasuk perbaikan gorong-gorong di Jalur Blora-Cepu.
"Anggaran sebesar itu, dialokasikan untuk rehabilitasi jalan, pemeliharaan rutin kondisi jalan, penanganan holding, serta pemeliharaan berkala jembatan," kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.6 Provinsi Jawa Tengah BBPJN Jawa Tengah-DI Yogyakarta Agus Setyawan di Blora, Minggu.
Ia mengatakan salah satu pekerjaan dalam paket preservasi tersebut, yakni pembangunan gorong-gorong di Jalan Nasional Blora-Cepu, di Kecamatan Jiken Kabupaten Blora.
Pekerjaan yang dimulai pada 14 Oktober 2026 itu meliputi pembangunan satu unit gorong-gorong dengan lebar 1,2 meter, kedalaman 1,5 meter dan panjang 12 meter.
"Pembangunan gorong-gorong ini untuk mengoptimalkan aliran air di sekitar badan jalan, sehingga dapat mengurangi risiko genangan saat hujan deras," ujarnya.
Menurut dia, pekerjaan tersebut juga mencakup penanganan infrastruktur drainase yang sudah ada serta pembangunan penampungan air untuk mengurangi luapan air ke badan jalan.
Dalam pelaksanaannya, proyek tersebut melibatkan lima pekerja dan tiga operator alat berat.
Selain di Jalan Nasional Blora-Cepu, paket pemeliharaan itu mencakup perbaikan sejumlah ruas jalan lainnya, yakni Jalan Ahmad Yani sepanjang sekitar 1,3 kilometer dan Jalan Jenderal Sudirman sepanjang sekitar 0,5 kilometer di Kabupaten Blora.
Sementara itu, di Kabupaten Rembang, pekerjaan dilakukan di Jalan Mantingan sepanjang sekitar 1,1 kilometer. Penanganan infrastruktur pendukung juga mencakup Jembatan Sambong di Kabupaten Blora.
Pemeliharaan tersebut dilakukan untuk menangani kerusakan jalan nasional di ruas Rembang-Blora-Cepu, termasuk lubang pada badan jalan yang muncul akibat tingginya curah hujan.
Melalui pekerjaan tersebut, BBPJN Jawa Tengah-Yogyakarta tidak hanya memperbaiki kerusakan permukaan jalan, tetapi juga menangani infrastruktur pendukung, seperti gorong-gorong dan jembatan, guna menjaga fungsi jalan nasional serta mengurangi risiko genangan air.
"Dengan penanganan tersebut, kondisi jalan nasional di wilayah Blora dan Rembang diharapkan tetap terjaga sehingga mendukung kelancaran dan keselamatan lalu lintas," ujarnya.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin Editor: Edhy Susilo COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Sumber: ANTARA News Jateng. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.