Program B50 dan PLTS 100 GWp Perkuat Swasembada Energi Nasional
Pemerintah terus memperkuat swasembada energi nasional melalui pemanfaatan sumber daya dalam negeri dan pengembangan energi terbarukan. Dua program strategis yang didorong adalah penerapan mandatori biodiesel B50 dan pembangunan pembangkit listrik...

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat swasembada energi nasional melalui pemanfaatan sumber daya dalam negeri dan pengembangan energi terbarukan. Dua program strategis yang didorong adalah penerapan mandatori biodiesel B50 dan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp). Kedua program tersebut diharapkan mengurangi ketergantungan terhadap energi impor sekaligus meningkatkan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah dinamika harga minyak dunia dan ketidakpastian global.
Dikutip dari laman Setneg.go.id. Kamis 15 Oktober 2026. Program biodiesel B50 menggabungkan 50 persen biodiesel dengan 50 persen bahan bakar diesel berbasis minyak bumi. Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program tersebut di Karawang, Jawa Barat, sebagai bagian dari strategi menuju kemandirian energi. Program ini juga diarahkan untuk meningkatkan pemanfaatan bahan baku domestik serta memperkuat industri pengolahan biodiesel di dalam negeri.
“Ini bukan sekadar pencapaian teknologi, ini adalah bukti bahwa Indonesia mampu memanfaatkan kekayaan alamnya sendiri untuk kepentingan rakyatnya sendiri,” ujar Presiden Prabowo. Penerapan B50 diharapkan menekan kebutuhan impor solar, menghemat devisa negara, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, mulai dari sektor perkebunan hingga industri pengolahan.
Untuk memastikan kesiapan penerapan B50, pemerintah telah melakukan pengujian pada enam sektor, yakni otomotif, pertanian, pertambangan, transportasi laut, pembangkit listrik, dan perkeretaapian. Evaluasi berkala setiap tiga bulan juga dilakukan untuk memantau pelaksanaan program, mengidentifikasi kendala, dan menentukan langkah penyempurnaan sebelum penerapan diperluas secara optimal.
Selain biodiesel, pemerintah mengembangkan PLTS berkapasitas 100 GWp untuk meningkatkan pemanfaatan energi matahari sebagai sumber listrik nasional. Program tersebut dimulai Presiden Prabowo di Kabupaten Jembrana, Bali, pada Selasa 25 Agustus 2026. Pengembangan PLTS diharapkan memperluas akses listrik, memperkuat pasokan energi, serta mengurangi ketergantungan pada pembangkit yang menggunakan bahan bakar fosil.
“Intinya, dengan 100 GWp kita akan benar-benar menjadi bangsa yang berdiri di atas kaki kita sendiri. Kita tidak akan takut perkembangan apa pun di bagian mana pun dunia,” kata Prabowo. Manfaat pemanfaatan energi surya juga terlihat di Pulau Rengit, Bangka Belitung, yang mengalami peningkatan layanan listrik dari sekitar 12 jam menjadi 24 jam sehari. Sementara itu, di Pulau Sembur, Kepulauan Riau, ketersediaan listrik mendukung kegiatan ekonomi masyarakat, termasuk melalui penggunaan fasilitas penyimpanan dingin hasil tangkapan nelayan (cold storage) dan mesin pembuat es.
Pengembangan B50 dan PLTS 100 GWp menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun sistem energi yang mandiri, tangguh, dan berkelanjutan. PLTS berpotensi menekan biaya bahan bakar pembangkit dan emisi gas rumah kaca, sedangkan biodiesel dapat meningkatkan pemanfaatan bahan baku domestik. Dengan dukungan teknologi penyimpanan energi, pengembangan panel surya atap, dan PLTS terapung, kedua program tersebut diharapkan memperkuat ketahanan energi serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Sumber: RRI.co.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.