Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Nasional

4 Tim Esports Papua Tengah Bertarung di Piala Panglima TNI 2026, Siap Guncang Panggung Nasional

Alfi menekankan bahwa keikutsertaan ini bertujuan menguji mental bertanding sekaligus memperluas jam terbang para atlet di level nasional.

Sumber foto: Tribunpapuatengah.com

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Calvin Louis Erari

NABIRE – Empat tim esports terbaik di Provinsi Papua Tengah mengamankan tempat dalam babak kualifikasi ajang nasional Piala Panglima TNI Esport Champion 2026 cabang PUBG Mobile.

Lomba tersebut dijadwalkan berlangsung. Minggu (18/10/2026).

Kehadiran empat duta Esports Papua Tengah ini mempertegas dominasi talenta muda wilayah timur Indonesia dalam peta persaingan olahraga elektronik tingkat nasional.

Kekuatan kontingen Papua Tengah bertumpu pada representasi dua wilayah strategis, yakni Kabupaten Nabire dan Kabupaten Mimika.

Kabupaten Nabire menerjunkan dua skuad andalan, yaitu Nabire Warrior dan Bondan Vape.

Sementara itu, Kabupaten Mimika mengutus dua tim kuat, yakni Whyle Slytherin dan No fake4n.

Ketua Esports Papua Tengah, Alfi Sahri Lubis, menyampaikan kehadiran empat perwakilan tersebut sebagai momentum berharga untuk pembuktian kapasitas atlet daerah.

"Ini adalah kesempatan luar biasa," ujar Alfi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/10/2026) malam.

Alfi menekankan bahwa keikutsertaan ini bertujuan menguji mental bertanding sekaligus memperluas jam terbang para atlet di level nasional.

Selain mengejar gelar juara, Alfi mewajibkan seluruh pemain menjaga nilai sportivitas dan integritas selama kompetisi berlangsung.

"Karena penilaian kami bahwa penerapan sikap fair play menjadi kunci utama dalam menjaga nama baik daerah di panggung olahraga nasional," tegasnya.

Fase kualifikasi yang bergulir mulai Minggu (18/10/2026) ini menuntut kesiapan strategi, komunikasi yang solid, dan ketajaman refleks tiap individu.

Sebagai informasi, Piala Panglima TNI Champion 2026 tidak hanya menjadi wadah perebutan piala, melainkan juga sarana akselerasi industri esports lokal Papua Tengah.

Kehadiran turnamen berskala nasional ini membuka jalur karier profesional yang lebih luas bagi generasi muda di tanah Papua.

"Besar harapan kami agar seluruh peserta mampu tampil optimal dan membawa nama Papua Tengah ke tingkat yang lebih tinggi melalui jalur e-sport,"pungkas Alfi. (*)

Sumber: Tribunpapuatengah.com. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with