MI Negeri 1 Sidoarjo Terpilih Jadi Sampel Tim Penilai Adipura Nasional
Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Sidoarjo mendapat kunjungan dari Tim Penilai Adipura Nasional, melibatkan tim dari perwakilan

Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Sidoarjo mendapat kunjungan dari Tim Penilai Adipura Nasional, melibatkan tim dari perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, serta didampingi Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sidoarjo, pada (17/10/2026) pagi.
Kedatangan tim penilai tersebut bertujuan untuk melakukan evaluasi dan penilaian dalam rangka Penghargaan Piala Adipura Nasional. MIN 1 Sidoarjo terpilih menjadi salah satu titik sampel penilaian.
Dalam kunjungannya, tim penilai melakukan keliling di area lingkungan MIN 1 Sidoarjo untuk memantau langsung kebersihan, pengelolaan sampah, serta kelestarian lingkungan sekolah guna memberikan poin penilaian Adipura.
Usai keliling mendampingi tim penilai, Kepala MIN Sidoarjo Sri Utami, M.Pd menjelaskan kalau pihaknya telah banyak melakukan tindakan nyata untuk kebaikan sekolahnya.Diantaranya adalah langkah nyata dalam pengelolaan sampah dan konservasi energi. Kami sudah mengintegrasikan program peduli lingkungan ke dalam kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler.Ia ungkapkan, bahwah dalam kunjungan kerja yang dilakukan, berfokus utama peninjauan meliputi evaluasi penurunan volume residu sampah dari bulan ke bulan. Kami sudah menerapkan berbagai strategi pengelolaan sampah yang efektif.
“Diantaranya adalah telah menyediakan enam komposter berkapasitas besar. Menggunakan galon bekas untuk dijadikan komposter mini. Meminimalkan produksi sampah dengan cara melarang penggunaan wadah plastik sekali pakai,” jelas Sri Utami.
Disamping itu juga mewajibkan anak-anak membawa botol minum non-plastik sendiri dan memfasilitasi tempat sampah terpilah sesuai jenisnya.
Selain pengolahan sampah, madrasah kami ini juga aktif dalam konservasi energi dan air. Memanfaatkan panel surya berkapasitas 300 watt untuk menyuplai daya dua pompa hidroponik serta lampu, serta membatasi jumlah penggunaan AC guna menekan emisi gas rumah kaca demi menciptakan lingkungan sekolah yang hijau dan sejuk.
“Termasuk juga telah memanfaatkan limbah air wudlu untuk mengisi kolam budidaya ikan lele menggunakan sistem filtrasi fisika dan biologi (bioremediasi). Bahkan, hasil budidaya lele seperti produk lele krispi dan lele mentah telah dipanen dan dipasarkan secara internal kepada warga madrasah,” terang Bu Sri Utami.
Melalui berbagai inovasi ini, kami juga telah bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk bank sampah dan TPS.
“Berharap ke depannya MIN 1 Sidoarjo dapat terus berperan aktif dalam mengurangi sampah, meningkatkan karakter peduli lingkungan masyarakat, serta mewujudkan Sidoarjo yang aman, bebas banjir, sejuk, dan berprestasi,” harap Bu Sri Utami.(mad)
Sumber: Radar Jatim. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.