MUIS Imbau Jemaah Singapura Tunda Umrah ke Arab Saudi
MUIS meminta warga Singapura menunda umrah ke Arab Saudi akibat meningkatnya risiko keamanan dan serangan terhadap sejumlah bandara.

Jakarta, Dewan Agama Islam Singapura (MUIS) mengimbau warga Singapura menunda perjalanan umrah ke Arab Saudi karena meningkatnya risiko keamanan di negara tersebut. Imbauan ini disampaikan setelah Kementerian Luar Negeri Singapura (MFA) menerbitkan peringatan perjalanan pada Selasa (13/10/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Travel. MUIS meminta calon jemaah mempertimbangkan kembali jadwal keberangkatan hingga situasi keamanan membaik.
Langkah tersebut menyusul laporan serangan terhadap sejumlah bandara di Arab Saudi sejak pekan lalu yang mengganggu operasional penerbangan. Bandara yang dilaporkan terdampak berada di Riyadh, Abha, Dammam, Khamis Mushait, Najran, dan Jizan. Bandara Internasional King Khalid di Riyadh bahkan dilaporkan mengalami serangan berulang, yang memicu penghentian sementara operasional bandara, pengalihan penerbangan, serta penutupan wilayah udara yang semakin sering terjadi.
MUIS menyatakan memahami besarnya arti perjalanan umrah bagi masyarakat Muslim Singapura, terutama bagi mereka yang telah mempersiapkan perjalanan tersebut dalam waktu lama.
"Kami memahami betapa berartinya perjalanan umrah bagi jemaah dan keluarga mereka. Bagi banyak orang, ini merupakan perjalanan spiritual yang sangat personal, yang telah lama dinantikan, dipersiapkan, dan ditabung biayanya," ujar MUIS. Selain gangguan penerbangan, situasi keamanan juga diwarnai serangan terhadap gedung administrasi milik perusahaan minyak negara Arab Saudi, Saudi Aramco, di Dhahran pada Selasa malam. Insiden tersebut menyebabkan kebakaran dalam skala terbatas.
Untuk membantu calon jemaah menghadapi perubahan rencana perjalanan, MUIS berkoordinasi dengan agen perjalanan umrah guna memastikan informasi yang disampaikan tetap jelas. Lembaga tersebut juga mendorong penyelenggara perjalanan menawarkan penundaan atau penjadwalan ulang keberangkatan jika memungkinkan. MUIS meminta agen perjalanan menangani jemaah secara adil dan penuh pengertian. Penundaan akibat kondisi keamanan berpotensi menimbulkan kerugian finansial bagi jemaah, meskipun keadaan tersebut berada di luar kendali mereka.
Bagi warga Singapura yang sudah berada di Arab Saudi, MUIS mengimbau mereka mengikuti arahan otoritas setempat dan MFA. Mereka juga disarankan menjaga komunikasi dengan agen perjalanan serta maskapai penerbangan dan mendaftarkan perjalanan melalui layanan eRegister MFA agar lebih mudah memperoleh bantuan konsuler jika diperlukan. MUIS menyatakan akan terus memantau perkembangan keamanan dan berkoordinasi dengan lembaga pemerintah terkait.
Lembaga tersebut juga meminta jemaah serta keluarga mereka mengikuti perkembangan imbauan resmi selama situasi masih berlangsung. "Kami menghargai kesabaran dan pengertian masyarakat. Kami juga mengimbau para jemaah dan keluarga mereka untuk tetap mengikuti imbauan resmi seiring perkembangan situasi," ujar MUIS.
Sumber: bsinews.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.