Yayasan HAkA Gelar Pelatihan Manajemen Bencana dan Water Rescue bagi Anggota LPHD Gembulo
Yayasan HAkA latih 26 anggota LPHD Gembulo Gayo Lues manajemen bencana dan water rescue di Agusen untuk dukung ekowisata aman.

Laporan Wartawan TribunGayo.com Alga Mahate Ara | Aceh Tengah
BLANGKEJEREN – Yayasan HAKa (Hutan, Alam, dan Lingkungan Aceh) menggelar pelatihan manajemen bencana dan penyelamatan di air (water rescue) bagi 26 anggota Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Gembulo.
Pelatihan tersebut berlangsung di Desa Agusen, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, selama tiga hari, pada 14–16 Oktober 2026.
Sebanyak 26 peserta yang terlibat terdiri atas 14 perempuan dan 12 laki-laki.
Kegiatan bertajuk Disaster Management and Water Rescue ini merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan HAkA dan UKM PA Leuser USK dalam upaya meningkatkan kapasitas serta kesiapsiagaan masyarakat Desa Agusen dalam menghadapi potensi bencana alam.
Selain berpotensi menjadi destinasi wisata alam, Desa Agusen memiliki kawasan sungai dan hutan yang dinilai perlu dikelola secara bijak dengan mengedepankan keselamatan serta kelestarian lingkungan.
Materi manajemen bencana disampaikan Muhammad Rizky Al Amin dan M. Rafly dari UKM PA Leuser USK.
Materinya mencakup jenis dan ancaman bencana, konsep risiko, kerentanan dan kapasitas masyarakat, serta mitigasi dan kesiapsiagaan.
Peserta juga mempelajari tiga tahap penanggulangan bencana, yaitu prabencana, tanggap darurat, dan pascabencana.
Muhammad Rizky Al Amin menekankan pentingnya kemampuan masyarakat dalam menangani dampak bencana.
"Bencana bukan hanya tentang ancaman yang ada, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat mampu menangani dampaknya. Ketika masyarakat tidak lagi mampu mengatasi dampak tersebut dengan kapasitas yang dimiliki, di situlah risiko bencana dapat berkembang menjadi persoalan yang serius,” ujar Muhammad Rizky Al Amin dalam keterangan resmi yang diterima TribunGayo.com, Sabtu (17/10/2026).
Pada sesi penyelamatan di air (water rescue), Abdul Hadi dari Yayasan HAkA mengajarkan teknik mendayung, teknik berenang agresif dan defensif, serta penanganan orang yang tidak bisa berenang.
Peserta juga mensimulasikan penjemputan korban yang terjebak banjir menggunakan perahu dan perlengkapan keselamatan.
Di akhir pelatihan, peserta mengobservasi jalur sungai di sekitar Agusen untuk melihat potensi pengembangan ekowisata dengan tetap memperhatikan keselamatan pengunjung dan kelestarian lingkungan.
Melalui pelatihan ini, anggota LPHD Gembulo diharapkan dapat berperan menjaga kawasan hutan desa dan mengelola potensi wisata alam secara berkelanjutan. (*)
Sumber: tribungayo.com. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.