Infak Bencana Nasional
Belum Pulih Satu Kondisi, Kabar Duka Kita Dengar Kembali.Banyaknya kabar bencana yang terjadi di sekitar kita, semoga tidak hanya menjadi sumber muhasabah diri, tapi juga menjadi langkah mulia membantu mereka...

Belum Pulih Satu Kondisi, Kabar Duka Kita Dengar Kembali.
Banyaknya kabar bencana yang terjadi di sekitar kita, semoga tidak hanya menjadi sumber muhasabah diri, tapi juga menjadi langkah mulia membantu mereka di kondisi gentingnya.
Belum pulih dengan satu kondisi saudara kita, kabar terbaru hadir dari tanah Nusa Tenggara Timur, gempa berkekuatan M 7,7 yang mengguncang wilayah sekitar Mbay, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur ini menyebabkan 18.019 kepala keluarga terdampak, 1.507 jiwa luka-luka, 163.035 mengungsi, dan 91 jiwa dinyatakan meninggal dunia.
Disusul dari wilayah Kalimantan, Sumatera, dan Papua bagian selatan, karhutla yang terjadi di tanah mereka, dengan titik panas tertinggi tersebar di wilayah Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, serta Kalimantan Selatan dimana titik panas ini menjadi alasan penetapan status siaga karhutla yang lebih meluas untuk wilayah tersebut. (sumber: www.kompas.tv)
Upaya pemadaman juga terus dikerahkan sekuat tenaga, baik itu melalui pemadaman darat dan udara, berharap keadaan perlahan terus membaik walau secara perlahan.
Sebab jika dibiarkan ini adalah sebuah ancaman besar!
Bukan sekedar kebakaran yang kecil, tapi kebakaran besar yang berdampak di Negeri kita, bahkan meluas hingga negeri tetangga seperti Malaysia. (sumber: https://news.detik.com/)
Ditambah kabar terbaru dari tanah Sumatera Barat, tepatnya di wilayah Surau Gadang, Ikua Kota, Kota Padang, Sumatera Barat, banjir besar terjadi berasal dari kenaikan debit air Sungai secara drastis menyebabkan jebolnya beberapa titik tanggul setelah Padang dan sekitarnya diguyur hujan sebelumnya.
Segala upaya juga terus Rumah Zakat kerahkan, mulai dari melakukan koordinasi dengan pihak terkait, menurunkan personel relawan, hingga penyaluran kebutuhan mendesak bagi wilayah terdampak bencana di Indonesia.
Dengan lantunan doa dan ikhtiar terbaik yang mengiringi, berharap kondisi yang terjadi perlahan membaik seiring waktu.
Tidak dipungkiri, kini aktivitas secara otomatis berhenti dan terbatas dilakukan, dengan perlengkapan seadanya, tanpa bekal, dan bingung hendak mencari bantuan kemana, sedang kondisi sekitar pun mengalami penderitaan yang sama.
Sahabat, mohon doa terbaiknya, semoga tidak ada lagi korban jiwa dari peristiwa ini, segala ikhtiar yang kita kerahkan bersama Allah berikan kemudahan, serta keselamatan bagi saudara dan relawan kita di lokasi kejadian. Aamiin Allahumma aamiin.
Kabari bahwa mereka tidak berjuang sendiri,
Mari terus bersamai masa-masa genting saudara kita di Indonesia, mereka yang mungkin terdampak bencana alam Banjir, Longsor, Gempa Bumi, dan lainnya, lewat doa dan bantuan terbaik dari sedekah kita, berikan pertolongan dan penuhi kebutuhan mendesak saat ini.
Bantu dengan cara klik "Tunaikan Sekarang" disini.
Sumber: Rumah Zakat. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.