Iran Bantah Keterlibatan Serangan Houthi ke Arab Saudi
Iran membantah terlibat dalam serangan Houthi ke Arab Saudi dan menawarkan diri menjadi mediator untuk membantu mengakhiri permusuhan kedua pihak.

Jakarta, Iran menolak tuduhan Arab Saudi yang mengaitkan Teheran dengan serangkaian serangan kelompok Houthi ke wilayah kerajaan tersebut. Di tengah meningkatnya ketegangan, Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan kesediaan untuk menjadi mediator guna membantu mengakhiri konflik antara Houthi dan Riyadh, sebagaimana dilansir dari Detikcom pada Sabtu (17/10/2026).
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei menegaskan bahwa negaranya tidak terlibat dalam operasi yang dilakukan kelompok Houthi di Yaman. Ia juga menyatakan Teheran siap memanfaatkan hubungan yang dimilikinya untuk mendorong penghentian permusuhan.
Dalam pernyataan resminya, Baqaei menolak tuduhan yang menghubungkan pemerintah Iran dengan operasi kelompok tersebut.
"Republik Islam Iran menolak segala klaim bahwa Iran memiliki peran dalam operasi Houthi di Yaman," ujar Esmaeil Baqaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran.
Baqaei kembali menawarkan bantuan diplomatik untuk mempertemukan kepentingan kedua pihak. Ia menyatakan Iran bersedia menggunakan hubungan yang dimiliki untuk membantu meredakan konflik antara kelompok Houthi dan Arab Saudi.
"Iran selalu siap menggunakan jasa baiknya untuk membantu mengakhiri permusuhan," ujar Esmaeil Baqaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran.
Menurut Baqaei, dukungan Iran dapat diperluas apabila kedua pihak meminta keterlibatan Teheran dalam penyelesaian konflik. Ia menegaskan kesiapan tersebut mencakup seluruh kapasitas yang dimiliki negaranya.
"Kami tetap siap menggunakan seluruh kapasitas kami untuk tujuan ini atas permintaan kedua belah pihak," ujar Esmaeil Baqaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran.
Houthi merupakan bagian dari kelompok yang disebut Iran sebagai Poros Perlawanan, sebuah jaringan yang juga mencakup Hizbullah di Lebanon dan kelompok-kelompok bersenjata yang didukung Iran di Irak. Kelompok-kelompok tersebut memiliki kesamaan sikap dalam menentang Israel.
Meskipun memiliki hubungan dekat dengan Houthi, Iran berulang kali membantah mengendalikan operasi kelompok tersebut. Teheran menyatakan bahwa Houthi mengambil keputusan berdasarkan kepentingan mereka sendiri.
Sementara itu, kelompok Houthi dilaporkan berulang kali melancarkan serangan terhadap sasaran di Arab Saudi dalam beberapa pekan terakhir. Sasaran yang disebutkan meliputi kapal-kapal di Laut Merah, fasilitas minyak, dan bandara internasional di Riyadh.
Dalam salah satu serangan terhadap bandara internasional Riyadh pada pekan sebelumnya, sebanyak 13 orang dilaporkan tewas. Informasi mengenai jumlah korban tersebut menjadi bagian dari laporan serangan yang memperburuk ketegangan antara Houthi dan Arab Saudi.
Sumber: bsinews.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.